Murai Batu (5): Karakter suara dan pemasterannya

Jenis dan karakter kicauan murai batu (MB) bermacam-macam. Menurut Om Herry Aceh di forum MB www.kicaumania.org, karakter tersebut antara lain:
1. MB yang dominan ngerol.
2. MB yang dominan nembak
3. MB yang mengkombinasikan antara ngerol dan nembak

Dikatakan, jika kita dapat menilai karakter atau tipikal dari kicauan MB yang kita miliki, maka akan mudah bagi kita dalam memaster MB tersebut. Ada sedikit korelasi antara jenis dan tingkat ketebalan paruh dengan karakter kicauan dari MB, tapi perlu diingat, ini baru sebatas hipotesis. MB dengan paruh pendek dan tipis lebih berkarakter ngeroll, sedangkan MB dengan paruh panjang lebih berkarakter nembak.
“Jika kita sudah dapat memahami karakter kicauan MB kita, maka untuk memaster MB tersebut dibutuhkan penyesuaian jenis suara master agar MB dapat memaster suara masterannya dengan baik,” katanya.

Intinya, MB akan lebih mudah dimaster jika kita dapat menyesuaikan jenis suara master dengan karakter kicauannya. Contoh kecil, jika kita memiliki MB dengan karakter ngerol, maka burung atau suara kenari yang juga berkarakter ngerol akan mudah dimaster ke MB. Demikian juga sebaliknya, jika MBnya berkarakter nembak, maka suara kenari akan sulit dimaster ke MB tersebut.
Makanya jangan heran jika MB kita sudah lama ditempel dengan kenari, tapi suara kenarinya tidak masuk ke MB, malah suara lain yang lebih cepat masuk ke MB tersebut.

Memaster untuk tujuan lomba

Berkaitan dengan persoalan memaster MB ini, saya (Duto BirdVit) menyampaikan tips untuk “penggila lomba”. Begini:

Kalau Anda sudah mengenali karakter suara MB Anda, maka jangan pernah diisi dengan beragam isian ketika waktunya memaster. “CUKUP DIISI DENGAN SATU ISIAN” saja. Katakanlah MB Anda sesuai diisi dengan suara CJ, maka isi saja dengan itu. Hilangkan semua suara lain yang merangsang MB untuk menirukannya. Tujuannya jelas, agar si MB mahir menyuarakan suara CJ tapi relatif “bego” mendendangkan suara lain.

Artinya, benar2 hanya suara CJ yang selalu ditembakkan MB Anda ketika digantang di lapangan. Dengan tanpa memiliki “referensi” lain, maka ketika MB Anda ngotot menyemprot lawan kesana kemari di lapangan, benar2 sangat monoton menyuarakan CJ. Tetapi itu luar biasa, akan terdengar sangat-sangat dominan.
Begitu juri melakukan kontrol (putar) pertama, dia akan ditarik perhatiannya pada suara MB Anda. Demikian pula halnya ketika kontrol kedua dan ketiga. Maka yakinlah bahwa MB Anda bakal mendapat nilai mentok dari semua juri (juri dalam kondisi “normal”).
MB seperti ini, kalahnya hanya oleh MB yang selalu nembak keras dengan suara variatif. Tetapi MB bersuara variatif yang bisa dikeluarkan semua di lapangan, adalah seribu berbanding satu.
Tips ini saya sampaikan berdasar catatan saya atas penampilan MB orang Magelang (Borobudur namanya kalau saya tidak salah ingat; milik “Gank” New Armada) satu-dua tahun lalu. Dia menyabet favorit B karena dari awal sampai akhir selalu menembakkan suara LB (padahal bukan crecetannya, tetapi sekadar suara “cing-cing-cing”-nya). Tetapi pada akhirnya memang sangat2 terdengar mendominasi.

Dengan demikian, perlu membuat CD yang berkualitas bagus dan hanya diisi suara burung tertentu yang akan kita isikan. Saat ini, CD seperti itu bisa dipesan ke smartmastering.com.

Sebagai catatan: tips ini hanya berlaku untuk “parameter” yang digunakan juri saat ini. Sebab, bagi Anda yang sudah lama berkecipung di per-MB-an, pasti masih ingat bahwa MB yang bagus di zaman lampau adalah yang bisa mengeluarkan suara air mancur yang terus-menerus berkepanjangan. Untuk masa yang akan datang, wallahualam.
Catatan tambahan: Bagi Anda yang memelihara MB untuk rumahan, jangan sekali-kali menggunakan tips ini. Sebab kalau suara monoton cililin yang ingin Anda isikan ke MB Anda, maka sebaiknya memelihara cililin saja, nggak perlu repot2 memasternya, hehehe.

Terlepas dari semuanya, pemasteran memang pegang peran sangat penting untuk isian suara burung lomba. Ingat pemasteran, ingat saja smartmastering.com.

Semoga bermanfaat,
Salam,
Duto

Produk kesehatan burung, mencegah burung sakit, mempercepat burung bunyi, berkicau, bereproduksi, beranak pinak

← Next post Previous post →

BERKOMENTAR ATAU BERTANYA? SILAKAN KLIK DI SINI.

ATAU, SILAKAN BERLANGGANAN RINGKASAN ARTIKEL

KALAU BERKENAN SILAKAN BAGIKAN ARTIKEL INI KE TEMAN