Salam Mas Duto. Kembali ke murai batu saya yang ekor hitamnya hanya satu. kemaren udah saya lihat tapi tidak ada bekas luka pada bekas cabutan tetapi ada bagian kulit yang lebuh keras daripada bagian lain? Pertanyaan?
1. Apakah bagian itu wajar atau haruskah tetap dikorek2? Selain dikorek adakah cara yang lain?
2. Kalau semuanya normal, umur MB itu sampai berapa lama? Dan selama umur itu berapa kali MB akan mengalami mabung? dan rata2 jarak waktu antara mabung ke mabung lagi itu kurang lebih berapa lama?
3. Dapatkah MB dan AM itu diletakkan dlm jarak yang relatif dekat ( kalau kondisi keduanya normal )
4. di solo dimanakah saya bisa mendapatkan trotolan MB yang baik dan kisaran di harga berapa ya Mas?
Terima kasih mas Duto
Salam
Jawab
1. Bagian yang lebih keras itu bisa jadi memang bekas cabutan bulu, terluka, dan kemudian sudah menutup lagi. Tunggu saja sampai masa mabung mendatang. Kalau memang nggak membuka pori-porinya berarti memang itu “bawaan”, yakni terluka di waktu kecil/ sudah lama, yang kemudian tumbuh lapisan daging/kulit lagi yang tidak memungkinkan bulu tumbuh, seperti misalnya kita punya codet bekas luka yang di sana tidak bisa lagi tumbuh rambut.
Kalau itu yang terjadi, ya terima saja Mas, yang penting MB mau bunyi gacor.
2. Wah, lha punya teman ada yang pelihara MB sampai 13 tahun masih sehat fisiknya. Untuk Branjangan misalnya, ada yang sudah pelihara sampai 21 tahun, masih sehat dan gacor. Kalau usia maksimal, sweerrrr, saya tidak tahu. Jadi, mabungnya ya memang tergantung sampai usia berapa dia bertahan hidup karena secara normal, burung mengalami mabung antara 7 bulan – 1 tahun sekali (dengan catatan burung piaraan loh).
Dalam kasus tertentu (stress) ada burung yang barus saja selesai mabung tetapi menampakkan tanda-tanda mau mabung lagi (bulu2 berjatuhan). Dan juga MB yang sampai 2 tahun tidak juga mabung meski kondisi bulu sudah awut-awutan.
3. MB dan AM, secara prinsip, nggak apa-apa ditempatkan dalam satu ruangan. Cuma, namanya burung itu kan sama-sama pinter, maka nanti MB dan AMnya punya lagu sama, saling menularkan dan saling meniru….nah kan keunikan masing-masing jadi hilang deh…
4. Trotolan MB yang baik bisa dicari di penangkaran2 MB di seputaran Solo (Sragen, Klaten, Sukoharjo dll). Ada beberapa yang indukannya bagus.
Soal harga variatif, mulai Rp. 750rb sampai Rp.1,25 juta tergantung dari indukan punya siapa; pernahkah menelorkan juara dsb.
Salam,
Duto Solo




