Beranda > PENANGKARAN > Menangkar anis merah

Menangkar anis merah

26/02/2009

anis-merah

Setelah menurunkan tulisan mengenai bentuk kandang penangkaran, saya di-SMS teman yang katanya berniat menangkar anis merah. Dia tanya mengenai bagaimana memulainya. Berkaitan dengan SMS tersebut saya “megambil” tanya jawab yang pernah ada dalam psotingan terdahulu sebagai postingan baru yang saya harapkan bisa menjadi topik tersendiri mengenai penangkaran, khususnya AM.
Pertanyaan waktu itu adalah “mas, bagaimana nangkarim AM sih. Dari mulai pemilihan bibit, kandang, cara menjodohkan dll”.

Jawaban saya adalah sebagai berikut:
Terus terang saya belum berpengalama menangkar AM. Hanya saja, secara garus besarnya bisa saya sampaikan seperti ini:
1. Pemilihan induk: Cari saja AM pejantan yang punya volume tebal/keras, kaki hitam (mental biasanya lebih bagus ketimbang yang kaki putih meski pastilah hal itu tidak mutlak), cukup umur (sekitar 3 tahun); tidak cacat. Untuk betina, cari yang kaki pendek hitam, body bulat (jangan yang kecil); beli yang sudah/sedang birahi yakni ngecir-ngecir kalau ketemu AM jantan.
2. Untuk kandang, ukuran PxLxT minimal 90×90×180 cm. Buatkan kotak untuk sarang yang didekatnya dikasih pintu yang memudahkan kita mengontrolnya; wadah pakan yang dibuat sedemikian rupa sehingga tidak bisa dirambah semut; tenggeran yang cukup; ventilasi udara yang cukup; syukur-syukur dapat matahari pagi; wadah air yang besar; beri dalamnya kuali untuk kita “memelihara cacing” sekaligus pakan AM.
3. Penjodohan, prinsipnya dekatkan terus AM yang akan kita jodohkan. Setelah sekitar sepekan, coba dimandikan bareng di karamba. Kalau masih tarung, berarti belum punya bakat berjodoh. Kalau sudah tidak tarung, coba jadikan dalam satu sangkar besar. Kalau sudah tidak tarung, bisa pindahkan ke kandang penangkaran.

Nah, teman-teman yang berniat menangkar, kalau ada hal-hal yang akan ditanyakan, mangga di-share di sini. Kita diskusikan bareng.
Salam.

Komentar ditutup