Jenis-Jenis Burung Langka (1)

Dengan semakin berkurangnya lahan hijau di Indonesia maka jumlah binatang akan semakin tergeser dan berkurang, dan tidak sedikit pula yang terancam punah. Begitu juga dengan populasi burung yang semakin berkurang yang biasanya disebabkan oleh penebangan liar dan penggundulan hutan.

Di Indonesia terdapat sekitar 1.500 jenis burung. Dari jumlah tersebut tidak sedikit yang terdaftar dalam kategori terancam punah (Critically endangered) bahkan sangat terancam punah (Endangered).

(Karena jenis burung yang langka ada banyak, maka kami akan melanjutkan sisanya pada posting berikutnya)

Berikut ini adalah jenis-jenis burung langka yang ada di Indonesia, yaitu :    

  • Brencet wergan atau wergan jawa (Alcippe pyrrhoptera)        
  • Pecuk ular (Anhinga melanogaster)
  • Mandar sulawesi (Aramidopsis plateni)
  • Kuau raja (Argusianus argus)
  • Bangau putih atau kuntul (Bubulcus ibis)       
  • Julang, enggang, rangkong, atau kangkareng (Bucerotidae)
  • Kasuari gelambir satu atau kasuari leher kuning (Casuarius unappenddiculatus0
  • Bangau hitam, Sandanglawe (Ciconia episcopus)
  • Burung sohabe coklat (Colluricincla megarhyncha)
  • Burung matahari (Crocias albonotatus)
  • Kakatua putih besar jambul kuning (Cacatua galerita)
  • Kakatua tanimbar (Cacatua goffiniana)
  • Kakatua maluku (Cacatua moluccensis)
  • Kakatua kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea)
  • Itik liar atau Mentok rimba (Cairina scutulata)
  • Junai, Burung mas, Minata (Caloenas nicobarica)
  • Kasuari kecil (Casuarius bennetti)
  • Kasuari gelambir ganda (Casuarius casuarius)
  • Pergam raja (Ducula whartoni)
  • Burung Elang (Accipitridae)
  • Nuri sangir atau nuri talaud (Eos histrio)
  • Wili-wili, uar, atau bebek laut (Esacus magnirostris)
  • Seriwang Sangihe (Eutrichomyias rowleyi)     
  • Elang atau burung alap-alap (Falconidae)
  • Jantingan gunung atau burung madu gunung (Aethopyga exima)
  • Burung madu Sangihe (Aethopyga duyvenbodei)
  • Burung udang atau raja udang (Alcedinidae)
  • Kuntul karang (Egretta sacra)
  • Kuntul, Bangau putih (Egretta)
  • Elang tikus (Elanus caerulleus)           
  • Alap-alap putih, Alap-alap tikus (Elanus hypoleucus)
  • Bintayung atau burung gunting (Fregeta andrewsi)
  • Burung Poksay kuda (Garrulax rufifrons)
  • Burung dara mahkota, burung titi, atau mambruk (Goura spp)
  • Beo flores (Gracula religiosa mertensi)
  • Beo Nias (Gracula religiosa robusta)
  • Beo Sumbawa (Gracula religiosa venerata)
  • Jenjang (Grus spp)
  • Trulek lidi atau lilimo (Himantopus himantopus)
  • Bluwok atau walangkadak (Ibis cinereus)
  • Bluwok berwarna (Ibis leucocephala)
  • Bayan (Lorius roratus)
  • Marabu atau bangau tongtong (Leptoptilos javanicus)
  • Jalak bali (Leucopsar rothschildi)
  • Blekek Asia (Limnodromus semipalmatus)

           

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s