Burung Teratorn Giant – Burung Terbesar Di Dunia

Burung Teratorn Giant – Burung Terbesar Di Dunia

Teratorn Giant atau “Argentavis magnificens” merupakan burung paling besar yang pernah hidup di bumi ini yang diduga pernah hidup di barat laut dan tengah negara Argentina.

Fosil dari spesies burung yang sudah lama punah sejak 6 juta tahun yang lalu ini sudah diperkenalkan ke seluruh dunia pada tahun 2009 yang lalu.

Sekitar 6 juta tahun yang lalu seekor burung dengan ukuran tubuh yang sangat besar dengan bentuk yang mengejutkan terbang di atas sebuah padang rumput yang tak bertepi dalam sekilas pandang di wilayah Argentina.

Bentuk dari burung raksasa itu sekilas mirip dengan pesawat mini model sekarang dengan bobot lebih dari 60 kg.

Meski memiliki berat badan yang tergolong besar namun otot dari burung Argentavis Argentina ini seharusnya tidak cukup kuat untuk mendorong sayapnya terbang di angkasa.

Maka dari itu hal ini membuat burung ini menjadi misteri hingga saat ini karena nyatanya burung ini masih bisa terbang di angkasa.

Misteri ini sudah lama membuat para ahli paleontologi merasa kebingungan selama beberapa dasarwarsa.

Namun menurut hasil laporan investigasi yang dipublikasikan oleh peneliti asal AS beberapa waktu lalu, mereka menemukan bahwa pada sebenarnya burung raksasa prasejarah ini merupakan seekor hewan yang ahli peluncur dan paham bagaimana caranya terbang dengan menggunakan arus udara panas.

Chartez yang merupakan seorang profesor geologi dari museum Institut Sains dan Teknologi Texas di dalam sebuah forum komunikasi akademi ilmu pengetahuan AS mengatakan, “Begitu burung raksasa ini naik ke angkasa, maka terbang pun tidak lagi menjadi masalah bagi burung raksasa yang sudah punah ini.”

Chartez selaku pemimpin dari tim ahli, meneliti prinsip terbang burung prasejarah ini dengan prinsip teori dinamika udara (aerodinamika), sekaligus menganalisa parameter terbang burung raksasa Argentina ini dengan simulasi terbang.

Hasil penelitian mereka ternyata menunjukkan bahwa karakteristik dari burung ini mirip dengan kebanyakan burung darat berpostur besar lainnya di mana burung raksasa ini bisa meluncur dengan mudahnya, dengan kecepatan terbang yang mencapai 100 km lebih walaupun mereka tidak kuat untuk terbang karena postur mereka yang terlalu besar.

Misalnya seperti jenis burung elang bangkai atau gypsfulvus, saat terbang burung Teratorn Giant membutuhkan arus udara panas yang naik dari pegunungan Andes dan uap yang naik dari padang rumput.

Burung Teratorn Giant berputar menggunakan arus udara panas seperti jenis burung lain yang memiliki postur tubuh besar.

Dalam jarak penerbangan dari sarang hingga menangkap mangsa, burung Teratorn Giant akan menggunakan uap panas untuk terbang dan terbang lagi.

Chartez mengatakan, “Masalah terbesar yang dihadapi oleh burung Teratorn Giant ini pada saat terbang adalah bagaimana caranya meninggalkan permukaan, sebab pada saat berdiri di atas permukaan tanah, burung raksasa ini sama sekali tidak mampu terbang. Dengan demikian, burung Teratorn Giant ini kemungkinan bisa terbang dengan menggunakan sayap peluncur seperti pilot.”

 

Ciri-ciri fisik burung Teratorn Giant :

Sayap : 23 kaki atau 7 meter

Panjang : 115 kaki atau 3,5 meter

Tinggi : 5,6-6,5 kaki atau 1,7-2 meter

Berat : 150-172 pound atau 70 kg-78 kg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s