| Penyebab dan gejala
Cacingan menjadi adalah parasit utama yang harus diperhatikan karena sangat berpengaruh pada prestasi merpati.
Cacing hidup dalam saluran pencernaan (usus) dan ditularkan melalui kotoran merpati dan menyebar ke merpati lain.
Tanda merpati cacingan biasanya kurus dan anaemia (pucat). Mikroskop adalah cara terbaik untuk mengetahui infeksi cacingan pada merpati
Merpati muda akan menderita jika terserang. Pada kasus yang berat terlihat tanda seperti muntah,terdapat darah pada kotoran dan kotoran hijau berlumpur. Jika ini terjadi, seluruh merpati di kandang sudah terinfeksi.
Terdapat beberapa jenis cacing , pertama adalah cacing bundar besar (round worm,ascaridia columbae.).
Cacing ini kadang terlihat keluar bersama kotoran setelah merpati diberi obat cacing. Cacing ini berbentuk bundar dengan panjang sekitar 4 s/d 5 cm.
Jenis cacing yang lain adalah cacing rambut (hair worm,capillaria spp).
Cacing ini sangat kecil, sangat sulit dilihat mata telanjang. Dengan mikroskop, infeksi cacing rambut terlihat melalui bentuk kecil seperti telur dengan 2 kepala berlawanan. Cacing rambut sangat berbahaya bagi merpati karena melekat di dinding usus, menghisap darah dan merusak usus.
Jika 1 (satu) buah cacing rambut ditemukan pada kotoran merpati,maka seluruh merpati pada kandang harus diobati
Cacing selanjutnya adalah cacing pita (tape worm, cestodes). Sesuai namanya, cacing ini berbentuk pita dan dapat dilihat melalui mata telanjang. Cacing pita juga merusak saluran pencernaan (usus)
Pengobatan dan pencegahan
Obat cacing Avicas mengandung Febantel yang terbukti tidak ada efek samping seperti merusak pertumbuhan bulu
Sangat dianjurkan mengobati seluruh merpati secara serempak . Untuk pencegahan, berikan obat cacing secara berkala (4-6 bulan) dan kebersihan kadang dijaga. |