PARAMYXOVIRUS (TETELO) PADA MERPATI

PARAMYXOVIRUS (TETELO) PADA MERPATI
Penyebab dan gejala

PARAMYXOVIRUS (TETELO) PADA MERPATIParamyxovirosis pada merpati balap disebabkan berbagai virus . Paramyxovirus adalah virus yang paling banyak menyerang merpati balap. Gejala paramyxo ini mengakibatkan gangguan pada sistem syaraf dan ginjal..

Infeksi pada ginjal menyebabkan kotoran berair (mencret) dan sering minum. Perlu diperhatikan bahwa kotoran yang berair (mencret) ini berbeda dengan kotoran yang disebabkan infeksi pada pencernaan.

Pada paramyxo terlihat genangan air disekitar kotoran sedangkan bila diare, seluruh kotoran berair. Banyak penggemar merpati berpikir keliru bahwa mencret akibat gangguan pencernaan. Padahal ginjal yang rusak karena virus paramyxo ini yang mengakibatkan kotoran menjadi berair (mencret)

Penyakit ini menyebabkan sayap bergetar, kepala bergoyang, susah mematuk makanan, leher berputar dan kadang terjadi rabun dan kelumpuhan.

Pencegahan

Paramyxovirosis (tetelo) tidak dapat diobati !

Paramyxo dapat dicegah secara efektif dengan menyuntik (vaksin) merpati secara berkala sebelum musim lomba . Proteksi yang paling tepat yaitu dengan menyuntikan vaksin  pada daerah sekitar leher merpati. Vaksinasi dapat dilakukan saat merpati berumur 6 minggu. Penggunaan vaksin hidup melalui air minum dan tetes hidung dan mata memberikan perlindungan yang kurang efektif.