PENYAKIT OTOT DAN SAYAP MERPATI

STREPTOCOCCUS: Penyakit Otot dan Sayap pada Merpati
Penyebab dan gejala
 STREPTOCOCCUS Streptococcus, dinamakan juga penyakit otot dan sayap merpati. Penyakit ini relatif baru ditemukan dan sangat ditakuti dalam merpati balap.Universitas Ghent di Belgia menerangkan bahwa 10 % dari merpati yang diamati, terjangkit penyakit ini. Beberapa gejala terlihat seperti paratyphoid, karena itu sulit membedakan kedua penyakit iniBakteri Patogen streptococcus adalah streptococcus bovis. Bakteri ini normalnya berada di saluran pencernaan merpati. Selama bakteri berada di saluran usus terbatas jumlahnya, gejala merpati yang terserang sulit dikenali.   Gejala baru terlihat ketika bakteri masuk ke peredaran darah.

Ciri-ciri serangan streptococcosis adalah kematian dengan cepat lebih dari seekor merpati dengan tidak ada gejala. Gejala lain adalah tidak bisa terbang, lumpuh, nafsu makan turun, kurus, kotoran berwarna hijau lumpur dan berair (mencret).Ketika penyakit menyerang, seluruh merpati di dalam kandang dapat terkena.

Pembedahan terhadap merpati yang terserang, terlihat kerusakan selaput pada sekitar otot dada bagian tengah.Selain daerah sekitar otot dada yang terkena, kadang terjadi peradangan dan luka pada urat otot dada bagian dalam. Karena luka ini, sudah pasti merpati tidak bisa terbang dan sayapnya akan terkulai. Dari sinilah nama “penyakit otot dan sayap merpati”. Streptococcus juga penyebab radang pada sendi kaki yang menyebabkan merpati lumpuh. Jika sudah parah, organ bagian dalam seperti paru-paru, hati ,ginjal dan limpa akan terserang juga.

Pengobatan dan pencegahan
  Amoxicure sangat efektif  sebagai pengobatan terhadap streptococcus.Pencegahan mutlak dilakukan langkah berikut

• lantai harus selalu bersih dan kering atau diberi alas

• kebersihan kandang harus dijaga

• merpati yang baru harus diobati dahulu sebelum dicampur.

AMOXICURE sangat efektif mengobati Streptococcosis (lumpuh, pincang, bengkak pada otot sayap), Salmonella dan Collibacillosis dan semua penyakit yang disebabkan oleh bakteri· sangat efektif membasmi Streptococcosis, Salmonella dan    Collibacillosis (berak hijau)

· pengobatan terhadap penyakit saluran pencernaan dan pernafasan

· bekerja optimal pada jaringan tubuh